Betonisasi Rp5,4 Miliar Retak Dini, Roni Harahap Desak Pemkab Tangerang Sidak

Sorotan 05 Oct 2026 16:10 • 2 min read • 47 views • By admin

Share berita ini

Betonisasi Rp5,4 Miliar Retak Dini, Roni Harahap Desak Pemkab Tangerang Sidak
TANGERANG — Pekerjaan betonisasi jalan yang disebut dikerjakan oleh CV Cakra Bangun Indoraya dengan nilai anggaran mencapai Rp5.479.815.000 dan...

TANGERANG — Pekerjaan betonisasi jalan yang disebut dikerjakan oleh CV Cakra Bangun Indoraya dengan nilai anggaran mencapai Rp5.479.815.000 dan bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang menuai sorotan.

 

Sorotan muncul setelah kondisi betonisasi yang disebut baru selesai dikerjakan terlihat mengalami keretakan. Kondisi tersebut juga menjadi perbincangan di media sosial dan mendapat perhatian dari kalangan mahasiswa.

 

Ketua DPP IMPAS (Ikatan Mahasiswa Peduli Akan Sosial), Roni Harahap, mempertanyakan kualitas pekerjaan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang mengalami keretakan dalam waktu relatif singkat perlu segera diperiksa oleh pemerintah daerah.

 

“Tidak masuk akal anggaran sebesar itu, tetapi jalan yang baru dikerjakan sudah mengalami keretakan. Kami menduga ada sesuatu yang perlu diperiksa dan dievaluasi dalam pekerjaan tersebut,” ujar Roni, Senin (5/10/2026).

 

Roni meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak hanya menerima laporan dari masyarakat, tetapi turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi pekerjaan secara nyata.

 

“Saya mendesak Pemkab Tangerang agar turun ke lokasi dan melihat langsung pekerjaannya. Ingat, suara rakyat harus didengar. Kalau masyarakat sudah mengeluhkan kondisi pembangunan, pemerintah harus segera melakukan sidak ke lokasi,” tegasnya.

 

Menurut Roni, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, mutu material, metode pelaksanaan, serta ketentuan dalam kontrak pekerjaan.

 

Ia juga meminta Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang segera memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi betonisasi tersebut, termasuk langkah yang akan dilakukan apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya kerusakan atau pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan.

 

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan jalan yang cepat rusak setelah anggaran miliaran rupiah dikeluarkan. Pemerintah harus memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan dengan baik dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas,” katanya.

 

Roni menegaskan, DPP IMPAS akan terus mengawal persoalan tersebut. Apabila pemerintah daerah tidak segera mengambil langkah, pihaknya menyatakan siap bersama elemen masyarakat menyampaikan aspirasi secara terbuka dan mendesak instansi terkait segera melakukan perbaikan.

 

“Kalau Pemkab Tangerang tidak mengambil tindakan tegas, kami bersama elemen masyarakat akan turun ke jalan. Kami akan mendesak Dinas Bina Marga agar persoalan ini segera ditindaklanjuti dan jalan tersebut diperbaiki apabila memang terbukti mengalami kerusakan,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari CV Cakra Bangun Indoraya maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang mengenai penyebab keretakan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan konfirmasi kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai spesifikasi pekerjaan, proses pengawasan, serta tindak lanjut atas kondisi jalan tersebut.

 

(Redaksi)

FAKTA LIDIK

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp