Camat Pasar Kemis Jadi Pembina Upacara di Latanza Cendikia, Sampaikan Pesan Disiplin dan Anti-Tawuran
Kabupaten Tangerang— Suasana Senin pagi di lingkungan Yayasan Latanza Cendikia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terasa lebih istimewa. Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, hadir secara langsung sebagai pembina upacara bendera di hadapan siswa-siswi SDIT dan SMAIT Latanza Cendikia, Senin (24/8/2026).
Kehadiran Camat Nurhanudin disambut antusias oleh pihak sekolah, dewan guru, serta para pelajar yang mengikuti upacara dengan tertib di lapangan sekolah.
Dalam amanatnya di hadapan siswa sekolah dasar, Nurhanudin memberikan motivasi agar para pelajar terus giat belajar, menjaga kedisiplinan, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.
“Anak-anak harus tetap semangat mengejar cita-cita, rajin belajar, tetap disiplin, serta selalu menghormati orang tua dan guru-guru di sekolah,” pesannya.
Selain memberikan motivasi, Nurhanudin juga menyampaikan kabar positif mengenai SDIT Latanza Cendikia yang berhasil masuk enam besar dalam penilaian lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Tangerang.
Pihak Kecamatan Pasar Kemis berharap SDIT Latanza Cendikia dapat memberikan hasil terbaik saat mengikuti tahapan penilaian dan kunjungan lapangan oleh tim Kabupaten Tangerang.
Usai memimpin upacara di tingkat sekolah dasar, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan khusus bagi siswa-siswi SMAIT Latanza Cendikia.
Dalam sesi tersebut, Camat Nurhanudin memberikan sejumlah arahan mengenai pentingnya membangun karakter pelajar yang tangguh, cerdas, disiplin, serta memiliki akhlak yang baik.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pembekalan tersebut antara lain pentingnya menjaga disiplin diri sebagai bagian dari kunci keberhasilan dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Para pelajar juga diingatkan agar bijak dalam menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi, serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan berita bohong atau hoaks.
Nurhanudin turut mengimbau para siswa untuk menjauhi aksi tawuran dan berbagai bentuk kekerasan antarpelajar. Menurutnya, energi para pelajar sebaiknya diarahkan untuk meraih prestasi dan mengembangkan potensi diri.
Selain itu, isu perundungan atau bullying juga menjadi perhatian. Para siswa diajak menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan saling menghargai.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar waspada terhadap paham radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Secara keseluruhan, proses belajar-mengajar serta berbagai program positif yang berjalan di lingkungan Latanza Cendikia dinilai telah berlangsung dengan baik.
Prestasi, kedisiplinan, dan kualitas pendidikan yang telah dibangun diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga Latanza Cendikia mampu meraih prestasi terbaik di masa mendatang.
Related Articles